Perkuat Transformasi Perpustakaan, Universitas Andalas Jajaki Kerja Sama dengan UIN Jakarta
Gedung Perpustakaan UIN Jakarta, Berita Online – Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali dipercaya menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Kamis (09/07) kali ini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Andalas melakukan kunjungan studi banding, sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis dalam pengembangan layanan perpustakaan modern.
Kunjungan tersebut menjadi bukti semakin pentingnya kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi digital, penguatan literasi informasi, serta peningkatan kualitas layanan bagi sivitas akademika.
Delegasi dari Universitas Andalas dipimpin oleh Yenny Narny, selaku Sekretaris UPT Perpustakaan Universitas Andalas. Rombongan disambut hangat oleh jajaran Perpustakaan UIN Jakarta yang mewakili Kepala Perpustakaan, Mudianah Mahmud, Septian Nurhakim, Priyo Supriyadi, dan Moh. Ainur Rofiq.
Diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua institusi sepakat dan menegaskan bahwa perpustakaan saat ini memegang peran yang semakin strategis. Tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi, perpustakaan telah berkembang menjadi ruang pengetahuan (knowledge hub) yang mendukung pembelajaran, penelitian, inovasi, hingga budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan ini, Yenny Narny menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan mempelajari berbagai praktik terbaik (best practice) yang telah diterapkan Perpustakaan UIN Jakarta dalam mengembangkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami berharap dapat memperoleh informasi dan praktik terbaik yang telah dikembangkan Perpustakaan UIN Jakarta. Lebih dari itu, kami berharap kunjungan ini menjadi awal lahirnya kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Yenny.
Mewakili Kepala Perpustakaan, Mudianah Mahmud menyampaikan apresiasi atas kunjungan UPT Perpustakaan Universitas Andalas yang dinilai menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi antarlembaga.
“Kami menyambut baik kunjungan UPT Perpustakaan Andalas sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi seperti ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan sivitas akademika. Kami percaya, kemajuan perpustakaan lahir dari semangat untuk tumbuh dan belajar bersama,” ujar Mudianah.
Sementara itu, Septian Nurhakim menambahkan bahwa transformasi perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi semata, melainkan pada kemampuan institusi dalam menghadirkan layanan yang berpusat pada kebutuhan pengguna. “Transformasi perpustakaan bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, responsif, dan berdampak bagi pengguna.” Ujar Septian.
Salah satu topik yang menjadi perhatian selama diskusi berlangsung adalah bagaimana perpustakaan mampu menjawab perubahan perilaku generasi muda yang kini lebih akrab dengan layanan digital dibandingkan dengan koleksi cetak. Karena itu, inovasi layanan, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kompetensi pustakawan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Diakhir diskusi, kedua institusi bertukar cinderamata, sebagai simbolis bahwa pertemuan ini lebih sekadar mempererat hubungan antarlembaga, pertemuan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun perpustakaan sebagai ruang pengetahuan yang terus bertransformasi.
(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Foto: Ainnur Rofiq; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)
Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:





