UIN Jakarta Tembus Ranking 29 Dunia, ‘Dapur Sunyi’ di Balik Lompatan Global
Gedung Perpustakaan UIN Jakarta, Berita Online — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan lonjakan prestasi secara global. Dalam pemeringkatan QS World University Rangkings by Subject 2026, UIN Jakarta berhasil menembus peringkat ke-29 dunia untuk bidang Theology, Divinity, and Religious Studies, sekaligus menjadi yang tertinggi di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Capaian ini sekaligus menandai lonjakan signifikan UIN Jakarta. Sebelumnya, QS World University Rankings by Subject 2025, UIN Jakarta masih berada pada peringkat 101-150, dan pada edisi 2024 berada pada rentang 101-140 dunia. Kenaikan ke peringkat 29 dunia pada 2026 ini, menunjukkan akselerasi kualitas akademik dan riset yang semakin kuat dan berdaya saing global (rilis resmi dari Pusat Informasi Humas —PIH UIN Jakarta, Jum’at (27/03).
Capaian dari kesemuanya itu, bukan sekadar angka. Ia adalah sinyal kuat bahwa kampus Islam Indonesia mulai diperhitungkan di panggung akademik dunia —bersaing ketat dengan universitas terbaik di dunia seperti Oxford, Havard, hingga Notre Dame dalam disiplin ilmu keagamaan.
Namun di ballik capaian prestisius tersebut, ada satu elemen yang kerap luput dari sorotan, perpustakaan.
Kepala Perpustakaan UIN Jakarta, Agus Rifai, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif. “Peringkat global bukan lahir secara instan. Ini adalah hasil dari ekosistem akademik yang kuat, termasuk akses literatur ilmiah yang berkualitas. Perpustakaan hadir sebagai simpul pengetahuan —menghubungkan dosen, dan mahasiswa dengan sumber ilmu pengetahuan bereputasi global,” ujar Agus Rifai, dalam keterangannya, Jum’at (27/03).
Di era pemeringkatan global yang semakin kompetitif, QS World University Rankings tidak hanya menilai reputasi akademik, melainkan produktivitas riset, jejaring internasional, hingga dampak keilmuan melalui sitasi dan publikasi ilmiah.
Di titik inilah, peran perpustakaan menjadi relevan —bahkan krusial.
Perpustakaan UIN Jakarta, kata Agus Rifai, dalam beberapa tahun terakhir mengalami reposisi peran. Lebih dari sekadar unit layanan, ia bergerak menjadi infrastruktur akademik yang menopang produksi ilmu pengetahuan. Akses terhadap jurnal internasional, e-book berkualitas, hingga database global bukan lagi sebagai pelengkap, melainkan kebutuhan dasar.
“Sering kali orang melihat ranking sebagai hasil akhir, padahal yang lebih penting adalah proses di belakangnya. Riset yang kuat tidak mungkin lahir tanpa dukungan literatur yang kredibel dan akses yang luas. Di situlah perpustakaan mengambil peran,” ungkap Agus Rifai. Lebih lanjut dalam keterangannya, menurut Agus Rifai, ada perubahan paradigma yang sedang berlangsung: perpustakaan tidak lagi berada di pinggiran riuh aktivitas akademik, melainkan masuk ke dalam inti dari proses produksi ilmu pengetahuan.
Transformasi itu terlihat dari strategi penguatan layanan berbasis riset —mulai dari penyediaan akses database internasional hingga pendampingan literasi informasi bagi mahasiswa dan dosen. “Kami mendorong perpustakaan menjadi research support system. Dari literasi informasi hingga pendampingan riset, semuanya diarahkan untuk memperkuat posisi UIN Jakarta di level global,” ujar Agus Rifai.
Apa yang dicapai UIN Jakarta hari ini, pada akhirnya, mengajak kita untuk membaca ulang satu hal yang sering dianggap sepele: ‘Prestasi global kerap sulit dipertahankan tanpa fondasi literasi yang kuat dan berkelanjutan’.
(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Data & Dokumentasi: PIH UIN Jakarta; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)
Akses Layanan Fisik yang beralih ke Ruang Digital:
Layanan Bebas Pustaka (online) dapat diakses oleh sivitas akademika tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan. Layanan ini diperuntukkan terutama bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi sebagai salah satu syarat administrasi kelulusan. Melalui sistem layanan digital ini, mahasiswa dapat mengajukan permohonan bebas pustaka secara daring dengan mengunggah dokumen yang diperlukan melalui platform yang telah disediakan oleh perpustakaan. Proses verifikasi kemudian dilakukan oleh petugas perpustakaan untuk memastikan bahwa pemohon tidak lagi memiliki tanggungan, seperti keterlambatan pengembalian buku atau kewajiban administrasi lainnya. Setelah proses verfiikasi selesai, mahasiswa dapat melanjutkan proses administrasi lainnnya untuk mendaftar wisuda.
Klik >> Layanan Bebas Pustaka
Touch & Go Mobile Library, sebuah aplikasi perpustakaan digital yang memungkinkan sivitas akademika mengakses berbagai koleksi bacaan secara praktis melalui perangkat ponsel pintar. Melalui aplikasi ini, sivitas akademika dapat menjelajahi beragam koleksi e-book dan bacaan digital lainnya yang tersedia di perpustakaan tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan. Pengguna cukup mengunduh aplikasi Touch & Go Mobile Library melalui platform Google Playstore, kemudian melakukan login yang terhubung dengan akun Google atau email gmail.
Klik Unduh >> Aplikasi Touch & Go Mobile Library
Perlu untuk diketahui, platform aplikasi digital Touch & Go Mobile Library ini dirancang untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih fleksibel dan mudah diakses. Melalui fitur pencarian katalog digital, pengguna dapat menemukan berbagai e-book, membaca secara langsung melalui aplikasi tersebut. Ketika klik pinjam dan baca, tanpa perlu khawatir akan tunggakan peminjaman, karena secara otomatis e-book kembali ke dalam katalog digital. Dengan memanfaatkan teknologi mobile, perpustakaan kini tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, melainkan dapat hadir di genggaman tangan para pengguna.
Perpustakaan UIN Jakarta juga menghadirkan Go Library sebagai salah satu layanan digital yang memudahkan sivitas akademik maupun masyarakat luas dalam mengakses berbagai informasi layanan administrasi perpustakaan secara daring. Melalui platform Chat Whatsapp Business Go Library, dirancang untuk memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pengelolaan beragai kebutuhan administrasi perpustakaan seperti informasi layanan perpustakan —tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan. Kehadiran Go Library menjadi bagian dari upaya transformasi layanan digital Perpustakaan UIN Jakarta untuk menghadirkan pelayanan yang lebih praktis, dan mudah diakses, terutama di tengah penerapan kebijakan kerja fleksibel seperti Work From Anywhere (WFA).
kontak 'Go Library' 0823.2122.1957
Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:





