Perpustakaan UIN Jakarta Ambil Bagian dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wujud Nyata Cinta ‎Tanah Air
Perpustakaan UIN Jakarta Ambil Bagian dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wujud Nyata Cinta ‎Tanah Air

Gedung Perpustakaan UIN Jakarta, Berita Online – Tim kerja Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta turut ambil bagian dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan pada Senin (01/06) di Lapangan Student Center (SC) UIN Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan sekaligus memperkuat semangat persatuan di lingkungan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, para dosen, para tenaga kependidikan, serta para mahasiswa. Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin jalannya peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Keikutsertaan Perpustakaan UIN Jakarta dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui budaya literasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sebagai sumber belajar dan pengelolaan informasi, perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang kritis, moderat, dan cinta tanah air.

Isian Berita - Upacara Hari Lahir PancasilaSalah satu Tim Perpustakaan UIN Jakarta, Septian Nurhakim, yang merupakan Pustakawan Muda mengungkapkan bahwa semangat Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan budaya literasi yang selama ini dikembangkan di lingkungan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Pancasila mengajarkan nilai persatuan, gotong-royong, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut juga tumbuh melalui budaya literasi. Ketika masyarakat gemar membaca, berdiskusi, dan memperluas wawasan, maka akan lahir generasi yang lebih bijaksana, toleran, dan mampu menjaga persatuan bangsa,” ujar Septian Nurhakim, dalam keterangannya selepas Upacara selesai.

Menurutnya, perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, namun menjadi ruang pembelajaran yang mendorong tumbuhnya kesadaran kebangsaaan melalui akses terhadap ilmu pengetahuan yang berkualitas.

Momentum Hari Lahir Pancasila, kata Septian, menjadi pengingat bahwa penguatan ideologi bangsa tidak hanya dilakukan melalui seremoni upacara semata, tetapi harus diwujudukan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya, Septian memberikan gambaran melalui peningkatan budaya baca, pengembangan literasi digital, dan penyebaran informasi yang mencerdaskan masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, Perpustakaan UIN Jakarta terus berupaya menghadirkan layanan dan inovasi yang mendukung penguatan literasi akademik. Melalui koleksi, program kelas literasi, hingga layanan digital, perpustakaan berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, berwawasan luas yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancassila 2026 di lingkungan UIN Jakarta menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan tetap hidup dan relevan di dunia pendidikan tinggi. Bagi Perpustakaan UIN Jakarta, partisipasi dalam kegiatan ini bukan sekadar kehadiran dalam upacara semata, melainkan wujud cinta tanah air yang diwujudkan melalui penguatan budaya literasi untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Dokumentasi: Tim Perpustakaan UIN Jakarta/Rusdi Tumanggor, Septian Nurhakim & Nuryadi Fasah; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt