Partisipasi di Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, Perpustakaan UIN Jakarta Gaungkan Semangat Persatuan, Kolaborasi, dan Literasi
Partisipasi di Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, Perpustakaan UIN Jakarta Gaungkan Semangat Persatuan, Kolaborasi, dan Literasi

Pagi itu, Rabu, 20 Mei 2026, suasana Lapangan Student (SC) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tampak terasa berbeda. Langit yang Nampak masih teduh menaungi barisan sivitas akademika yang berdiri rapih, menggunakan batik Korpri, mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026. Di tengah deretan peserta upacara, para pegawai Perpustakaan UIN Jakarta turut hadir dengan semangat yang sama: menjaga Api Persatuan agar terus menyala di lingkungan kampus.

Bagi sebagian orang, upacara mungkin hanya rutinitas tahunan. Namun bagi keluarga besar Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Hari Kebangkitan Nasional adalah momen untuk kembali mengingat bahwa perubahan besar bangsa ini lahir dari kesadaran bersama —dari orang-orang yang percaya bahwa ilmu pengetahuan dan persatuan mampu membawa Indonesia melangkah lebih maju.

Isian Berita 20 Mei 2026-Kepala Perpustakaan UIN Jakarta, Agus Rifai, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk membangun kembali semangat persatuan dan budaya literasi di tengah masyarakat.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari persatuan, kolaborasi, dan ilmu pengetahuan. Perpustakaan memiliki peran penting dalam menghadirkan ruang belajar, ruang dialog, dan ruang kolaborasi bagi sivitas akademika,” ujarnya.

Menurut Agus Rifai, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan membangun kesadaran kolektif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, Perpustakaan UIN Jakarta terus mendorong pengembangan layanan dan inovasi literasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, Rusdi Tumanggor, salah satu pegawai Perpustakaan UIN Jakarta juga menyampaikan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menjaga semangat belajar, memperkuat solidaritas, serta aktif membangun budaya kolaboratif di lingkungan kampus. “Semangat kebangkitan hari ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun masa depan melalui literasi, pendidikan, dan kolaborasi,” ungkap Rusdi.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 di UIN Jakarta pun bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bersama bahwa kampus, perpustakaan, dan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga semangat kebangkitan bangsa.

Di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak cepat, Perpustakaan UIN Jakarta ingin memastikan satu hal tetap hidup: semangat belajar, semangat bersatu, dan semangat bertumbuh bersama untuk Indonesia yang lebih maju.

(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Desain: Ilustrasi AI; Dokumentasi: Septian Nurhakim; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt