Pancasila sebagai Kompas: Peran Perguruan Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
Ditulis oleh: Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag.
(Guru Besar Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Artikel ini telah dipublikasikan di RAJA MEDIA pada Senin, 1 Juni 2026.
SETIAP 1 Juni, bangsa Indonesia diajak kembali ke ruang sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) tahun 1945, ketika Soekarno menyampaikan pidato yang kelak dikenang sebagai momen kelahiran Pancasila.
Tujuh puluh sembilan tahun setelah pidato di gedung Pejambon itu, panggilan Bung Karno terasa makin nyaring: jadikan Pancasila bukan sekadar warisan, melainkan tugas. Di tengah dunia yang sedang didera ketidakpastian global yang akut, tugas itu kini berada di pundak salah satu institusi paling strategis dalam peradaban modern: perguruan tinggi.
Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:





