Niat Hati Library Tour: Siswa SMK Al-Hidayah Syok Lihat Perpustakaan UIN Jakarta, Langsung Kepikiran Jadi Mahasiswa
Niat Hati Library Tour: Siswa SMK Al-Hidayah Syok Lihat Perpustakaan UIN Jakarta, Langsung Kepikiran Jadi Mahasiswa

Gedung Perpustakaan UIN Jakarta, Berita Online — Niat awalnya sederhana: library tour. Jalan-jalan, lihat-lihat, lalu pulang.
Gedung itu, tak sekadar tempat penyimpanan buku. Rabu (08/04) pagi itu, Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjelma menjadi ruang yang mengubah cara pandang —bahkan mimpi.

Isian Berita - 08 April 2026 - Niat Hati Library Tour Siswa SMK Al-Hidayah Syok Lihat Perpustakaan UIN Jakarta, Langsung Kepikiran Jadi MahasiswaPuluhan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Hidayah datang dengan niat sederhana: library tour. Didampingi para guru —Mahpud, Azizah, dan Muhammad Yunus, rombongan disambut Tim Perpustakaan: Heru Widodo, Maryulisman, Risma, Hartono, dan Septian Nurhakim.

Agenda rutin sekolah yang biasanya hanya berisi jalan-jalan, melihat koleksi, lalu pulang. Namun yang mereka temukan justru di luar ekspektasi.

Langkah itu dimulai dari lantai paling dasar —lobi Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pintu kaca terbuka, dan seketika pandangan mereka tertuju pada ruang luas yang modern, bersih, dan jauh dari bayangan “perpustakaan sekolah” yang selama ini mereka kenal. Fasilitas digital yang canggih membuat mereka saling pandang —antara kagum dan tak percaya.

Bukan perpustakaan yang mereka bayangkan.
Tak ada Kesan usang.
Tak ada rasa kaku.
Tak ada aura membosankan.

Bagi mereka, perpustakaan selama ini identik dengan rak buku dan suasana hening yang kaku. Tapi di sini, semuanya terasa berbeda.
Lebih hidup, lebih terbuka, dan terasa seperti ruang masa depan.

Di lantai 1, suasana terasa hidup.
Lobi bukan sekadar tempat masuk, tapi ruang pertama yang langsung memberi Kesan: ini bukan perpustakaan biasa. Beberapa siswa terlihat mengangkat ponsel, mengabadikan sudut-sudut ruang yang estetik.

Perjalanan berlanjut ke lantai 2.
Di sini. Mereka diperkenalkan dengan sistem loker penyimpanan. Sederhana, barang pribadi dsimpan, fokus belajar dikedepankan.

Isian Berita - 08 April 2026 - Niat Hati Library Tour Siswa SMK Al-Hidayah Syok Lihat Perpustakaan UIN Jakarta, Langsung Kepikiran Jadi Mahasiswa (1)Naik ke lantai 3, suasana berubah.
Mereka diajak melihat “dapur” perpustakaan —ruang perbaikan atau bengkel buku. Di sinilah koleksi yang rusak diperbaiki, dirawat, dan dijaga agar tetap bisa dimanfaatkan. Bagi sebagian siswa, ini pengalaman pertama melihat bagaimana buku-buku “diselamatkan”.
“Baru tahu ternyata buku juga punya tempat ‘servis’,” celetuk salah satu siswa, setengah kagum.

Lantai 4 menjadi titik di mana mereka mulai memahami inti layanan perpustakaan. Area sirkulasi memperlihatkan bagaimana proses peminjaman dan pengembalian buku berlangsung secara sistematis dan berbasis teknologi. Bukan lagi cara manual, tapi sudah terintegrasi dengan sistem digital yang cepat dan efisien.

Memasuki lantai 5, suasana semakin terasa akademik. Ruang referensi dan multimedia menghadirkan akses ke berbagai sumber ilmiah, baik cetak maupun digital. Komputer-komputer tersedia, membuka pintu ke jurnal, e-book, dan database global.
Di titik ini, beberapa siswa mulai terdiam. Bukan karena bosan, tapi karena mulai membayangkan sesuatu yang lebih jauh.

Perjalanan berlanjut ke lantai 6 —area corner. Di sinilah wajah perpustakaan menjadi semakin berwarna.
Berbagai sudut tematik hadir, menciptakan ruang baca yang tidak monoton. Nyaman, santai, tapi tetap produktif.

Isian Berita - 08 April 2026 - Datang Cuma Study Tour, Pulang Auto Pengen Kuliah! Puluhan SMK Al-Hidayah ‘Kena Mental’ Lihat Perpustakaan UIN Jakarta (1)Akhir perjalanan mereka tiba di lantai 7, ruang pertemuan. Di ruangan inilah sesi pemaparan berlangsung. Para siswa tidak hanya melihat, tapi juga memahami.

Mereka dikenalkan pada konsep “Library Every Space”, bagaimana perpustakaan mengintegrasikan ruang fisik dan digital menjadi satu ekosistem pembelajaran. Sebuah konsep yang membuat belajar bisa terjadi di mana saja, tidak lagi terbatas oleh dinding.

Maryulisman, Pustakawan Muda UIN Jakarta, turut memperkenalkan inovasi “Touch & Go Mobile Library”. “Perpustakaan hari ini harus hadir dalam genggaman. Melalui platform ini, akses informasi menjadi lebih cepat, fleksibel, dan tanpa batas,” jelasnya.

Di titik ini, suasana tak lagi sama seperti saat mereka datang.
Dari lantai 1 hingga lantai 7, yang mereka lihat bukan hanya fasilitas. Tapi juga gambaran masa depan.
Perjalanan dari lantai 1 sampai lantai 7 ternyata bukan sekadar naik gedung. Tapi juga “naik level” cara berpikir.

Isian Berita - 08 April 2026 - Datang Cuma Study Tour, Pulang Auto Pengen Kuliah! Puluhan SMK Al-Hidayah ‘Kena Mental’ Lihat Perpustakaan UIN Jakarta (3)Dari sekadar kunjungan… jadi titik balik.
Karena kadang, yang mengubah arah hidup bukan hal besar. Cukup satu library tour —yang datang tanpa ekspektasi, tapi pulang dengan ambisi.

Kunjungan ini bukan lagi sekadar agenda sekolah, berubah menjadi pengalaman yang menyentuh kesadaran —bahwa masa depan bisa dirancang sejak sekarang.

Perpustakaan UIN Jakarta sekali lagi membuktikan, bahwa ruang literasi bisa menjadi pintu masuk lahirnya mimpi-mimpi besar.

Dan bagi siswa SMK Al-Hidayah, niat awal hanya library tour …...
berakhir dengan satu hal yang tak terduga: keinginan kuat untuk kembali, bukan sebagai pengunjung—melainkan sebagai mahasiswa.
(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Dokumentasi: Risma, Hartono; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)

(Dokumentasi, 08 April 2026)


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt