Menghargai Toleransi
Menghargai Toleransi

Ditulis oleh: Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
(Guru Besar Ilmu Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Menteri Agama Republik Indonesia)
Artikel ini telah dipublikasikan di Kompas pada Rabu, 19 Maret 2026.

Toleransi bukan menyamakan yang berbeda dan atau membedakan hal yang sama. Toleransi ialah menerima kenyataan di dalam hidup bahwa perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan.

Kelompok liberal cenderung berlebihan untuk memaksakan persamaan pada hal-hal yang berbeda. Sebaliknya kelompok radikal lebih sering memaksakan perbedaan pada sesuatu yang sesungguhnya secara substansial sama.

Dengan demikian, toleransi ialah suatu paham dan sikap yang menghargai pendapat, sikap, dan keberadaan orang atau kelompok lain tanpa membedakan besar kecilnya kelompok itu. Yang berbeda dibiarkan berbeda dan yang sama dibiarkan sama, tanpa harus menimbulkan ketegangan satu sama lain.


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt