#Kulik_Koleksi - Buku “Mata Air Keteladanan” Jadi Refleksi Nilai Pancasila di Tengah Era Digital
Di tengah arus digitalisasi, keteladanan dan moralitas dipertanyakan, buku Mata Air Keteladanan: Pacasila dalam Perbuatan karya Yudi Latif hadir membawa harapan: bahwa Pancasila masih hidup dalam tindakan nyata.
Buku ini mengajak kita untuk berhenti sejenak, lalu bertanya —masihkah nilai kemanusiaan, toleransi, dan kepedulian hidup dalam diri kita?
| Penulis | : Yudi Latif |
|---|---|
| Penerbit | : Mizan |
| ISBN | : 979-433-830-8 |
| No. Panggil | : 320.509 598 YUD m |
Temukan Koleksi >>
Di tengah derasnya arus media sosial, polarisasi opini, serta krisis keteladanan yang kerap menghiasi ruang publik digital, buku Mata Air Keteladanan: Pancasila dalam Perbuatan hadir sebagai oase pemikiran yang menyejukkan. Buku ini bukan hanya membahas Pancasila sebagai konsep dan ideologi negara, tetapi menghadirkan wajah nyata Pancasila melalui tindakan, karakter, dan keteladanan para tokoh bangsa.
Tidak hanya menawarkan teori, buku ini juga menghadirkan contoh kongkret tentang bagaimana nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam tindakan sederhana: menghormati perbedaan pendapat, bersikap adil, menjaga solidaritas sosial, hingga mencintai Indonesia melalui karya dan pengabdian.
Dengan pendekatan yang reflektif dan humanis, Penulis menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mencerminkan nilai lima sila Pancasila. Tokoh-tokoh tersebut datang dari berbagai latar belakang agama, budaya, dan profesi, mulai dari pejuang kemerdekaan hingga figur publik di era modern.
Tidak hanya menawarkan teori, buku ini juga menghadirkan contoh kongkret tentang bagaimana nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam tindakan sederhana: menghormati perbedaan pendapat, bersikap adil, menjaga solidaritas sosial, hingga mencintai Indonesia melalui karya dan pengabdian.
Dengan pendekatan yang reflektif dan humanis, Penulis menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mencerminkan nilai lima sila Pancasila. Tokoh-tokoh tersebut datang dari berbagai latar belakang agama, budaya, dan profesi, mulai dari pejuang kemerdekaan hingga figur publik di era modern.
Di tengah era digital, masyarakat kini menghadapi polarisasi media sosial, budaya saling menghakimi, hingga menurunnya empati dalam ruang publik. Nilai-nilai seperti toleransi, gotong-royong, kesantunan, dan kepedulian sosial perlahan mulai tergerus konten viral, egoisme digital, serta persaingan popularitas di dunia nyata. Dalam situasi itulah, buku Mata Air Keteladanan: Pancasila dalam Perbuatan menjadi sangat relevan untuk dibaca.
Melalui kisah dan keteladanan para tokoh bangsa, Yudi Latif mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan atau hafalan, melainkan nilah hidup yang harus diwujudukan dalam tindakan nyata. Buku ini menjadi reflektif penting bagi generasi digital agar tidak kehilangan arah moral di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.Temukan Koleksi >>
(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)
Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:
Tag :






