Ingin Publikasi Ilmiah Lebih Berkualitas? Sivitas Akademika Dibekali Analisis Bibliometrik
Ingin Publikasi Ilmiah Lebih Berkualitas? Sivitas Akademika Dibekali Analisis Bibliometrik

Gedung Perpustakaan UIN Jakarta, Berita Online – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan meningkatnya tuntutan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional, kemampuan memanfaatkan analisis bibliometrik menjadi salah satu kompetensi yang semakin penting oleh sivitas akademika. Melalui pendekatan berbasis data, bibliometrik membantu peneliti memetakan perkembangan ilmu pengetahuan, menemukan research gap, mengidentifikasi peluang kolaborasi, hingga menyusun strategi agar hasil riset memiliki dampak yang lebih luas.

Menjawab kebutuhan terssebut, Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Workshop Penggunaan Tools Bibliometrik bersama “Strategi Tembus Jurnal Bereputasi: Mengelola Big Data Literatur dengan Analisis Bibliometrik & AI”. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Literasi Perpustakaan UIN Jakarta, selama dua hari (29-30 Juli 2026) ini diikuti oleh dosen, pustakawan, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan UIN Jakarta, Agus Rifai, dan dimoderatori oleh Maryulisman. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mulai dari konsep dasar bibliometrik, strategi penelusuran literatur ilmiah, pengelolaan data publikasi, hingga praktik pemanfaatan perangkat lunak (software) bibliometrik dan teknologi AI untuk mendukung penyusunan artikel ilmiah yang lebih berkualitas.

Dalam sambutannya, Agus Rifai menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara akademisi melakukan penelitian. Di era AI, kemampuan mencari informasi saja tidak lagi memadai. Peneliti dituntut mampu membaca arah perkembangan ilmu pengetahuan melalui data, menemukan kebaruan penelitian, serta membangun kolaborasi ilmiah yang relevan.

“Analisis bibliometrik bukan sekadar teknik mengolah data publikasi. Bibliometrik merupakan instrumen strategis untuk membantu peneliti memahami lanskap keilmuan, menentukan posisi riset, menemukan peluang kebaruan, dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Ketika dipadukan dengan teknologi  AI, proses penelitian menjadi lebih efektif, terarah, dan berbasis bukti,” ujar Agus Rifai.

Lebih lanjut, perpustakaan perguruan tinggi, kata Agus, saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi informasi. Lebih dari itu, perpustakaan hadir sebagai ruang pengembangan literasi riset yang mendampingi sivitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing global.

Isian Berita - Ingin Publikasi Ilmiah Lebih Berkualitas Sivitas Akademika Dibekali Analisis BibliometrikMateri hari pertama (Rabu, 29 Juli 2026) kemarin, dalam sesi pertama disampaikan oleh Noeraida, Pustakawan Ahli Madya Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah (DRMPI), Badan Riset dan Inovasi (BRIN). Dalam paparannya, ia mengajak peserta memahami konsep dasar bibliometrik sebagai metode analisis publikasi ilmiah yang kini banyak digunakan untuk mendukung penelitian berbasis data.

Noeraida menjelaskan bahwa analisis bibliometrik memungkinkan peneliti memahami arah perkembangan suatu bidang ilmu secara lebih komprehensif. Melalui metode tersebut, peneliti dapat mengidentifikasi topik yang sedang berkembang, menemukan peluang penelitian baru, mengenali penulis dan institusi yang berpengaruh, serta memetakan jejaring kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan riset.

“Langkah pertama dalam analisis bibliometrik adalah menyusun research question yang tepat. Pertanyaan penelitian yang baik akan menentukan kualitas proses penelusuran literatur, pemilihan kata kunci, hingga analisis yang diperoleh,” jelas Noeraida.

Selain menjelaskan secara teoritis dan konsep, ia juga membimbing peserta menyusun strategi penelusuran literatur secara sistematis melalui berbagai basis data ilmiah bereputasi. Mulai dari teknik menentukan kata kunci, memanfaatkan operator pencarian (Boolean operators), menyaring artikel yang relevan, hingga mengekspor data publikasi agar siap dianalisis menggunakan perangkat lunak bibliometrik.

Pada sesi berikutnya, Muhammad Indra Adiningrat, Pustakawan DRMPI BRIN, memandu praktik penggunaan perangkat lunak bibliometrik. Peserta memperoleh pengalaman langsung mengolah data publikasi dari berbagai pangkalan data ilmiah untuk menghasilkan peta visual hubungan antarkata kunci, jaringan kolaborasi penulis, analisis sitasi, hingga perkembangan tema penelitian dari waktu ke waktu.

Isian Berita - Ingin Publikasi Ilmiah Lebih Berkualitas Sivitas Akademika Dibekali Analisis Bibliometrik (1)Sesi praktik menjadi salah satu bagian yang paling dinanti peserta karena memberikan pengalaman nyata dalam menerapkan bibliometrik sebagai instrumen pendukung penelitian. Dengan pendampingan narasumber, peserta mempraktikkan setiap tahapan analisis sehingga mampu memahami bagaimana data ilmiah dapat diolah menjadi informasi strategis dalam menyusun artikel yang lebih kompetitif dan sesuai dengan arah perkembangan ilmu pengetahuan.

Workshop ini akan berlanjut pada hari kedua dengan materi yang lebih aplikatif dan berorientasi pada penyusunan artikel ilmiah. Peserta akan mempelajari visualisasi data menggunakan VOSviewer, pengolahan data bibliometrik menggunakan Bibliometrix, serta penerapan Scoping Review, analisis bibliometrik, SciSpace, dan ChatGPT dalam mendukung proses penyusunan artikel ilmiah. Melalui sesi lanjutan tersebut, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan metode bibliometrik dengan pemanfaatan AI secara etis dan efektif, mulai dari penelusuran literatur, analisis data, penyusunan kerangka artikel, hingga identifikasi jurnal yang sesuai dengan topik penelitian.

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari komitmen Perpustakaan UIN Jakarta dalam memperkuat budaya riset, literasi informasi, dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Selain menyediakan akses terhadap berbagai sumber informasi ilmiah, perpustakaan juga terus menghadirkan program pengembangan kapasitas yang selaras dengan kebutuhan sivitas akademika di era digital.

Di tengah kompetisi publikasi ilmiah yang semakin ketat, penguasaan analisis bibliometrik menjadi investasi kompetensi yang tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan kebutuhan strategis bagi setiap peneliti. Dengan memanfaatkan pendekatan berbasis data dan didukung teknologi AI, sivitas akademika diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang lebih terarah, memiliki kebaruan (novelty), memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan peluang publikasi pada jurnal bereputasi.

Melalui workshop ini, Perpustakaan UIN Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai mitra sivitas akademika dalam membangun ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan inovatif. Pembekalan kompetensi bibliometrik tidak hanya menjadi bekal teknis bagi peserta, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas publikasi ilmiah dan meningkatkan reputasi akademik UIN Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.
(Kontributor: Maryulisman/Rizki Mulyarahman; Dokumentasi: Rusdi Tumanggor; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt