Generasi Literat UIN Jakarta: Hampir 95% Wisudawan Berencana Lanjut Studi, Cermin Budaya Baca ‎dan Riset yang Tumbuh
Generasi Literat UIN Jakarta: Hampir 95% Wisudawan Berencana Lanjut Studi, Cermin Budaya Baca ‎dan Riset yang Tumbuh

Literasi UIN Jakarta, Rilis Terbaru – Di tengah tantangan budaya literasi dan anggapan bahwa generasi muda semakin jauh dari buku dan lebih dekat dengan gawai (gadget), sebuah fakta menarik justru datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Pasalnya, tingginya minat wisudawan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Data terbaru, hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Informasi dan Humas (PIH) UIN Jakarta, Rabu (03/06) menunjukkan hampir 95% responden memiliki minat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3). Terbanyak, sebanyak 62,2% responden menyatakan pasti akan melanjutkan studi, sementara 32,9% lainnya masih mempertimbangkan (sebagian menyebutkan faktor biaya pendidikan sebagai hambatan untuk melanjutkan studi), dan hanya 4,9% responden yang menyatakan tidak berminat melanjutkan pendidikan.

Isian Rilis 03 Juni 2026 - Generasi Literat UIN Jakarta Hampir 95% Wisudawan Berencana Lanjut Studi, Cermin Budaya Baca _dan Riset yang TumbuhAngka tersebut bukan sekadar statistik akademik semata, akan tetapi menyimpan pesan yang lebih besar: budaya literasi, semangat belajar, dan tradisi riset masih hidup, bahkan tumbuh di kalangan generasi muda Indonesia.

Minat dan semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan tidak hanya mencerminkan keinginan memperoleh gelar yang lebih tinggi, akan tetapi menunjukkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya ilmu pengetahuan dalam menghadapi tantangan masa depan. Di era ekonomi berbasis kemampuan (knowledge-based-economy), kemampuan belajar sepanjang hayat (lifelong learning) menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan masyarakat modern. Mereka tidak melihat wisuda sebagai garis akhir, melainkan sebagai pintu menuju perjalanan intelektual yang lebih panjang.

Di balik tumbuhnya semangat tersebut, terdapat ekosistem akademik yang secara konsisten dibangun melalui penguatan budaya baca, akses informasi ilmiah, dan pengembangan keterampilan riset. Dalam konteks ini, Perpustakaan UIN Jakarta menjadi mitra strategis akademik sebagai ruang literasi yang mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Kepala Perpustakaan UIN Jakarta, Agus Rifai, menilai tingginya minat studi lanjut di kalangan wisudawan bisa jadi merupakan refleksi dari tumbuhnya kesadaran mahasiswa yang selama ini dibangun melalui interaksi dengan berbagai sumber ilmu pengetahuan. “Tingginya minat wisudawan untuk melanjutkan studi menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Jakarta memiliki semangat belajar yang kuat dan kesadaran bahwa pendidikan adalah proses yang berkelanjutan. Perpustakaan berupaya secara maksimal menjadi mitra akademik dan menjadi bagian dari proses tersebut dengan menyediakan akses ilmu pengetahuan, sumber referensi ilmiah, dan ruang belajar yang mendukung pengembangan kapasitas akademik mahasiswa,” ujar Agus Rifai dalam keterangannya, Rabu (03/06).

Isian Rilis 03 Juni 2026 - Generasi Literat UIN Jakarta Hampir 95% Wisudawan Berencana Lanjut Studi, Cermin Budaya Baca _dan Riset yang Tumbuh (1)Menurutnya, perpustakaan modern hari ini telah bertransformasi menjadi ruang kolaborasi, riset dan inovasi yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai sumber ilmu pengetahuan. Mahasiwa kini, khususnya di Perpustakaan UIN Jakarta memiliki akses terhadap ribuan koleksi digital, jurnal ilmiah internasional, repository institusi, hingga program kelas literasi yang membantu mereka meningkatkan kualitas akademik.

“Budaya membaca dan kemampuan mengelola informasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan tinggi. Ketika mahasiswa terbiasa membaca, menelaah literatur ilmiah, dan melakukan riset, maka akan tumbuh keinginan untuk terus memperdalam ilmu pengetahuan. Dari sinilah lahir semangat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Agus Rifai.

Inovasi layanan yang terus dilakukan Perpustakaan UIN Jakarta dalam beberapa tahun terakhir ini, kata Agus Rifai, menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem akademik yang relevan sesuai perkembangan zaman. Di saat sebagian orang mempertanyakan masa depan perpustakaan di era digital, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perpustakaan justru menjadi mitra akademik sebagai gerbang menuju pengetahuan yang kredibel dan terverifikasi.

Di tengah kebutuhan akan tenaga profesional, peneliti, akademisi, dan pemimpin masa depan bangsa yang memiliki kemampuan global, kabar ini menghadirkan optimisme terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Bahwa masih banyak anak muda yang percaya pada kekuatan ilmu pengetahuan. Dan bahwa membaca masih menjadi jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Pada akhirnya, tingginya  minat studi lanjut di kalangan wisudawan UIN Jakarta merupakan cermin keberhasilan ekosistem literasi kampus dalam membentuk generasi yang percaya bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh ijazah yang dimiliki, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar, meneliti, dan mengembangkan diri sepanjang hayat.

(Kontributor: Rizki Mulyarahman; Data & Dokumentasi: Pusat Informasi & Humas (PIH) UIN Jakarta; Penyunting: Agus Rifai/Rizki Mulyarahman)


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt