Agama, Perang, dan Perdamaian
Agama, Perang, dan Perdamaian

Ditulis oleh: Prof. Dr. Rumadi, M.Ag.
(Guru Besar Pemikiran Politik Hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Artikel ini telah dipublikasikan di Media Indonesia pada Selasa, 28 April 2026.

Di tengah perkembangan dunia yang semakin tidak menentu akibat perang, terutama serangan Amerika Serikat dan israel kepada Iran, agama diseret-seret dalam pertempuan yang tidak hanya membawa dampak kesulitan ekonomi dunia, tapi juga membunuh ribuan nyawa. Menteri Perang AS, Pete Hegseth, menyatakan, ”….US troops are fighting for Jesus,” (4/4/2026). Dengan sikap ini, perang yang dilakukan AS dan Israel adalah berperang untuk Tuhan.

Sebelumnya Pete Hegseth juga menyampaikan pernyataan yang tidak kalah mengerikan, “…whether Sunni or Shia, our enemy is Islam, and we are not at war with a country, we are at war with a belief system,” (30/3/2026). Pernyataan ini tentu mengundang kemarahan sejumlah kalangan.


Untuk update berita dan informasi lebih lanjut, bisa di akses:

website_ https___perpus.uinjkt.ac.idWA_ 0823.2122.1957WA Channel Perpustakaan UIN Jakartaemail_ perpustakaan@apps.uinjkt.ac.idIG_ @perpusuinjkt