Gebyar FRESH Talkshow Research

PUSAT PERPUSTAKAAN, Kelompok Studi Universitas (KSU) Fatahillah Researchers Science And Humanity (FRESH) berkerja sama dengan Perpustakaan UIN Jakarta mengadakan Gebyar Fresh Talkshow Research, Jumat (27/10/2017), di ruang pertemuan lantai 7 Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tema dari agenda ini adalah Create Your Journey With Your Research. Rangkaian agenda terdiri dari dua sesi dan dihadiri oleh 75 peserta.

Sesi pertama Talkshow Inspiratif yang dibawakan oleh saudara Muhamad Nikmatullah, S.Pd yang merupakan staf Bina Wilayah MITI KM JABAJA. Ka Imat panggilan akrab beliau memaparkan bahwasanya, menjadi seorang peneliti tidak hanya berstatus mahasiswa sains dan teknologi. Karena semua disiplin ilmu bisa untuk dikembangkan dan diteliti. Lebih lanjut, sebagai mahasiswa yang berada di lingkungan UIN tidak masalah jika kita memulai penelitian dengan disiplin ilmu agama. Bahkan beliau sendiri yang berlatar belakang ilmu Biologi pernah menjadi salah satu anggota tim penelitian dengan tema Ahmadiyah.

Sesi kedua Seminar Penelitian yang dibawakan oleh salah satu Dosen dan Kepala Bidang di LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Flori Ratna Sari, Ph.D., memaparkan bahwasanya sebagai mahasiswa kita harus menyadari bahwa setiap manusia terlahir sebagai peneliti. Sebagaimana Perintah Wahyu Al –Qur’an Surat Al ‘Alaq ayat 1-3, yang memerintahkan seluruh manusia untuk membaca dan ini adalah langkah awal fungsional manusia sebagai peneliti.

Selain itu rangkaian agenda GEBYAR FRESH ini diakhiri dengan sambutan dari PUSLITPEN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang diwakili oleh Maila Dinia, Ph.D. beliau menegaskan bahwasanya seluruh civitas akademika harus bersama-sama menghidupkan budaya riset, apalagi UIN sendiri sudah melakukan inovasi dan program-program yang bisa mendukung aktivitas dan budaya penelitian. Mulai dari pendanaan penelitian skripsi, tesis, disertasi dan pendanaan penelitian dosen.

Bahkan UIN membuka kesempatan kepada seluruh civitas akademika yang sudah melakukan publikasi penelitian, maka UIN akan memberikan dana sebagai ganti rugi dari yang telah dikeluarkan untuk publikasi. Sudah seharusnya semangat untuk lebih produktif meneliti di Lingkungan kampus menjadi apresiasi terbesar kita kepada UIN dan Puslitpen yang sudah mengupayakan dorongan dan dukungan untuk memajukan Budaya Penelitian demi terwujudnya realisasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai World Class University.